Dacora, sedan prototip mengagumkan ini, dirancang bersama Pininfarina dan terinspirasi oleh Streamline Moderne. Bayangkan Chrysler Airflow bertemu speedboat klasik Chris-Craft, dan hasilnya adalah kendaraan dengan detail yang mempesona: kap kayu berlapis logam hingga "Darrin dip" di pintu belakang. Meski banyak elemen yang tampak bersaing, desainnya tetap terpadu dan menawan. Interiornya menampilkan dashboard kayu yang luas, kulit dua warna, dan layar tersembunyi di balik veneer kayu. Tidak ada plastik di sini; semuanya berbahan kayu, wol, atau kulit.
Dacora Motors membawa kustomisasi ke tingkat yang lebih jauh. Konfigurasi tempat duduk yang fleksibel, mulai dari 3 hingga 6 orang, memungkinkan penyesuaian posisi berkendara. Konsol tengah modular hadir dalam berbagai versi, seperti:
- The Larder (kulkas untuk snack)
- The Executive (meja lipat)
- The Barista (mesin espresso)
- The Botanist (bonsai hidup)
- The Humidor (penyimpan cerutu)
- The Virtuoso (turntable)
Pembeli juga dapat membawa kayu mereka sendiri untuk interior. Selain itu, Dacora menawarkan pembaruan bahan interior secara berkala, memungkinkan perubahan sesuai musim.
Meskipun pendiri perusahaan ini berlatar belakang MIT, Dacora memilih untuk membeli sistem penggerak dari produsen lain, kemungkinan besar memakai platform Ultium dari GM. Targetnya: 800 tenaga kuda, akselerasi dari 0-60 mph dalam 4 detik, dan jangkauan 400 mil, dengan opsi hibrida. Dacora telah mengantongi lebih dari 75 pemesanan dan berencana memproduksi 50 unit pada tahun 2028, meningkat menjadi 5.000 unit per tahun pada pertengahan 2030-an.
Dacora Motors menghadirkan impian otomotif Amerika: sedan mewah yang memadukan keindahan klasik dan teknologi modern. Dengan kustomisasi tak terbatas dan performa yang impresif, mereka siap bersaing di pasar mewah. Akankah Dacora membuktikan bahwa Amerika mampu menciptakan sedan setengah juta dolar yang menawan? Hanya waktu yang akan menjawab!