Insiden di Lintasan
Persaingan ketat antara Lando Norris dan Oscar Piastri berubah menjadi insiden tak terduga saat mereka bertabrakan di GP Kanada. Dalam upaya merebut posisi keempat, Norris menghantam bagian belakang mobil Piastri di lintasan lurus start-finish, mengakibatkan kerusakan parah pada sayap depan dan suspensi depan kiri mobilnya.
Pengakuan dan Penyesalan
Hanya beberapa detik setelah tabrakan, Norris dengan cepat mengakui kesalahannya melalui radio tim dan meminta maaf secara terbuka.
> "Iya, maaf. Ini semua kesalahanku," ujarnya sebelum keluar dari mobil yang rusak. "Tidak beruntung, maaf. Ini bodoh sekali."
Keberanian yang Berujung Fatal
Pertarungan ini merupakan momen pertama mereka bersaing sepanjang musim 2025. Setelah aksi nekat Norris di tikungan tajam, Piastri berhasil membalas di chicane terakhir. Namun, upaya Norris untuk mengejar Piastri di lintasan lurus berakhir bencana saat ia salah memperhitungkan celah yang ada.
> "Saya pikir Oscar akan bergerak sedikit lebih ke kanan," jelas Norris kemudian. "Tapi ini semua kesalahan saya, dan saya minta maaf kepada tim serta Oscar."
Hubungan Baik Tetap Terjaga
Bertemu di area pers, Norris kembali menyampaikan permintaan maafnya kepada Piastri, yang menerimanya dengan lapang dada.
> "Tidak apa-apa," jawab Piastri. "Saya baik-baik saja!"
Baik Norris maupun Piastri berhasil mempertahankan suasana persaingan yang sehat dan saling menghormati, meskipun insiden ini dapat berdampak signifikan pada perburuan gelar.
Apakah Ini Baik untuk Kejuaraan?
Tanpa pertikaian atau konfrontasi sengit, apakah kejuaraan tahun ini perlu lebih banyak drama, atau justru persaingan sportif seperti ini yang memberi angin segar?
Ringkasan
Insiden di GP Kanada antara Lando Norris dan Oscar Piastri menunjukkan bahwa bahkan dalam persaingan ketat, sportivitas dan pengakuan kesalahan tetap menjadi prioritas. Kejadian ini menyoroti pentingnya saling menghormati dalam balapan, memberi warna berbeda dalam kejuaraan yang biasanya penuh tensi.