Mengubah Strategi: Solusi Swap Baterai EV

image
Mengubah Strategi: Solusi Swap Baterai EV - Gambar hanya untuk tujuan ilustrasi
19/06/2025motortrend
Mengambil inspirasi dari rencana General Electric pada tahun 1910, konsep swap baterai kini mungkin dapat menjadi revolusi baru bagi mobil listrik. Memang, proyek Better Place di Israel sempat gagal karena kurangnya keterlibatan pihak terkait dan pasar mobil listrik yang belum matang. Namun, pengalaman swap baterai Nio di Shanghai menandakan masa depan yang lebih cerah.

Nio dan Dominasi CATL

Nio, merek otomotif asal Tiongkok yang didirikan pada tahun 2014, sudah memiliki lebih dari 3.200 stasiun swap yang hampir setara dengan jaringan Supercharger Tesla. Bersama CATL, Nio mengembangkan baterai yang bisa dengan mudah ditukar. Stasiun ini sangat bermanfaat bagi taksi dan kendaraan komersial, terutama yang menggunakan baterai tipe Choco-Swap dari CATL, yang memungkinkan pemasangan berganda.

Desain Stasiun Swap

Nio dan CATL hanya membutuhkan tiga tempat parkir untuk setiap stasiun, sehingga proses swap dapat berjalan dengan cepat. Baterai di stasiun tersebut diisi hingga lebih dari 90% dengan kecepatan sedang. Desain stasiun memungkinkan operasional dalam waktu 4-5 jam.

Manajemen Baterai Cadangan

Dengan penjualan lebih dari 700 ribu mobil, ketersediaan baterai swap telah mencapai 6-7% dari total kendaraan yang ada di jalan. Selama periode perjalanan tinggi seperti Tahun Baru Imlek, Nio menawarkan insentif kepada pemilik baterai besar untuk menukarnya dengan yang lebih kecil, guna mengakomodasi para pelancong.

Proses Swap Cepat

Proses swap di Nio hanya memerlukan waktu kurang dari tiga menit. Sebelum tiba, sistem navigasi mobil akan mencarikan slot swap dan menyesuaikan suhu baterai pengganti. CATL menyatakan bahwa solusi swap mereka mampu mengganti baterai hanya dalam 100 detik.

Keuntungan Swap Baterai

1. Lebih Cepat: Penggantian baterai memungkinkan jarak tempuh besar dalam waktu singkat, lebih cepat daripada pengisian daya cepat.
2. Lebih Murah: Menghemat biaya kendaraan dan menawarkan opsi sewa baterai, serta mengurangi kebutuhan infrastruktur pengisian daya.
3. Lebih Ramah Lingkungan: Baterai swap memiliki daya tahan lama dan umur pakai yang panjang, sehingga mengurangi dampak lingkungan.

Pengalaman di Shanghai menunjukkan bahwa industri otomotif Tiongkok berada jauh di depan dalam hal ini. Untuk bersaing secara global, kolaborasi antara industri otomotif dan energi dalam ekosistem swap baterai bisa menjadi solusi untuk mempercepat adopsi EV dan mengatasi kekhawatiran terkait baterai.

  

Ringkasan: Swap baterai menawarkan solusi cepat, hemat biaya, dan ramah lingkungan untuk tantangan pengisian daya EV, dengan China memimpin implementasinya. Kolaborasi antara produsen mobil dan industri energi dapat mempercepat adopsi secara global.

Apa kata orang lain...

Belum ada komentar