Sejak mengambil alih pada 2023, Schiebe berfokus mengembangkan mesin pembakaran dan EV dalam satu kesatuan AMG. Keputusan untuk tidak membedakan keduanya secara tajam memastikan bahwa performa dan emosi tetap menjadi inti dari setiap model AMG.
Fokus baru Mercedes-AMG adalah pada platform electric vehicle (EV) AMG.EA yang akan menopang model-model mendatang. Schiebe menjelaskan bahwa platform ini dirancang untuk memberikan performa konstan baik di jalan raya maupun di sirkuit, dengan memperhatikan pengisian cepat dan manajemen termal. Model pertama yang dikembangkan pada platform ini mencakup sebuah fastback berempat pintu dan SUV besar.
Kritik terhadap model hybrid C63 membuat AMG melakukan introspeksi. Schiebe mengakui tantangan teknologi hybrid empat silinder bagi penggemar V-8, menunjukkan adanya perbaikan untuk model mendatang. Dalam beberapa tahun ke depan, diharapkan pengembangan portofolio yang lebih sesuai keinginan konsumen.
AMG berencana meluncurkan rangkaian model dengan desain yang lebih ekspresif dan berbeda dari Mercedes-Benz lainnya. Schiebe menegaskan bahwa desain akan menjadi fokus utama dengan peluncuran massal portofolio baru, baik pada model listrik maupun pembakaran.
Dalam beberapa tahun ke depan, AMG akan terus berinvestasi pada seri khusus berskala kecil untuk memenuhi permintaan pelanggan yang sangat spesifik. AMG di bawah arahan Schiebe akan terus berkembang dengan model yang mengedepankan kecepatan dan performa.
Mercedes-AMG di bawah Michael Schiebe kini sedang menuju era yang menggabungkan inovasi teknologi dengan tradisi performa tinggi. Dengan persiapan matang di platform AMG.EA dan peluncuran model yang lebih ekspresif, AMG siap menjadi pemimpin di dunia mobilitas masa depan. Kelanjutannya menjanjikan lebih banyak model yang mengesankan, baik dalam desain maupun varian powertrain.