Baterai LMR ini potensi keunggulannya sangat menarik:
- Keamanan Terjamin: Dengan kandungan mangan yang lebih tinggi, baterai ini menjadi lebih stabil.
- Kepadatan Energi Tinggi: Bisa menjadi penantang utama bagi baterai berbasis nikel tinggi.
- Biaya Efektif: Proses produksinya yang tidak boros menjadikannya solusi yang lebih ekonomis dibandingkan baterai berbasis nikel yang mahal.
Sebenarnya, penggunaan baterai berbasis mangan bukanlah hal baru, mengingat sudah digunakan sejak era Chevy Volt. Kini, Ford siap melangkah lebih jauh untuk memanfaatkannya secara optimal.
Di Ford Ion Park, Michigan, tim Ford sedang sibuk mengembangkan generasi kedua baterai LMR di jalur uji coba mereka. Proyek ini merupakan bagian dari langkah besar Ford untuk menghadirkan baterai jenis ini dalam lini kendaraan mereka dalam waktu dekat.
Baterai LMR milik Ford ini diklaim dapat mencapai kepadatan energi yang 20% lebih tinggi dibandingkan teknologi baterai yang ada saat ini, sambil tetap menekan biaya. Proyek ambisius ini diharapkan bisa menghadirkan SUV dengan tenaga baterai LMR dalam satu dekade ke depan.
Ringkasan: Ford berencana menggelar baterai LMR pada kendaraan mereka sebelum 2030. Baterai ini hadir dengan keunggulan keamanan, kepadatan energi yang lebih baik, serta harga yang lebih murah — langkah inovatif yang diharapkan bisa meningkatkan efisiensi dan menurunkan biaya bagi konsumen.